Showing posts with label Sinopsis. Show all posts
Showing posts with label Sinopsis. Show all posts

Sunday, August 23, 2009

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 25 (Last Episode)

Tayang : Senin, 31 Agustus 2009 pkl. 22.30 WIB

Geum Jan Di datang di saat Joon Pyo sedang tidur. Ia membawakan makanan yang sama seperti bekal makanan yang ia bawa saat mereka berdua kencan. Ia berharap dengan ini, Joon Pyo dapat mengingat kembali akan Jan Di. Ketika Joon Pyo bangun, Chang Yumi datang menjenguknya. Ketika itu, Joon Pyo bangun dan melihat ada bekal makanan di sampingnya. Chang Yumi membukanya dan Joon Pyo mulai merasakan makanan itu. Sesaat itu, ia baru merasa bahwa ada sesuatu yang ia lupakan. Dan salahnya, orang yang ia maksud bukanlah Geum Jan Di, tapi Chang Yumi, yang ia pikir makanan itu di buat oleh Chang Yumi.

Di saat itu, hubungan Chang Yumi dengan Goo Joon Pyo bertambah akrab. Keesokan harinya, Woo Bin dan Yi Jung datang ke tempat kerja Jan Di. Mereka mengatakan bahwa Joon Pyo telah sembuh dan keluar dari rumah sakit, sekarang ia berada di kediamannya. Segera Jan Di pergi ke tempat Joon pyo bersama Woo Bin. Sementara itu Yi Jung mengajak Ga eul ke suatu tempat. Mereka mulai bicara, Yi Jung berkata ia akan pergi ke Swedia selama 4 atau 5 tahun. Dan ketika ia pulang, orang ia ingin ia temui adalah Ga Eul.

Saat tiba dirumah Joon Pyo, ternyata harapannya hancur. Joon Pyo tidak mengingatnya malah ia tambah dekat dengan Chang Yumi. Seakan tak percaya, Joon Pyo menyuruh ia pulang. Ketika ia akan pulang, Ji Hoo menahannya dan pergi masuk kembali ke ruangan Joon Pyo. Namun usahanya tetap sama.

Tiba masuk sekolah dimana Jan Di kelas 3 dan ketiga anggota F4 sudah memasuki Universitas Shinwa. Jan di menerima undangan pertunangan Joon Pyo dengan Chang Yu Mi dari Yi Jung, ia diminta hadir di pesta tersebut.

Saat acara berlangsung, Chang Yu Mi mengumumkan bahwa ia dan Joon Pyo bertunangan. Selesai acara, ia bertemu dengan Joon Pyo. Ia kemudian menenggelamkan dirinya di kolam renang. Seketika, Joon Pyo melompat ke kolam renang. Saat itu, ia menolong Jan Di. Dari situlah, ia mulai mengingat akan Jan Di. Pertunangan itupun di batalkan.

Tiba disaat kelulusan Jan Di, Jan Di yang memakai baju sekolah di persilahkan berdansa dengan ketiga anggota F4.Selesai acara, Jan Di mengingat dimana Joon pyo saat ini berada. Segera Jan Di pergi ke taman bermain,tempat kencan pertama antara Joon yo dan Jan Di. Dan tepat tebakannya, Joon Pyo sudah menunggu Jan Di disana.

Mulanya, Joon Pyo ingin agar Jan Di ikut bersamanya keluar negeri. Namun , Jan Di menolak. Ia ingin menjalani kehidupannya dengan bebas dan ingin sekali menolong orang lain. Dan akhirnya Joon pyo menerima keputusan Jan Di.

Beberapa tahun berlalu, Kini Joon pyo menjadi pengusaha yang sukses. Sementara itu, Yi Jung yang baru kembali dari Swedia, pergi bertemu Ga Eul yang saat itu telah berganti profesi menjadi seorang guru TK. Sementara Jan Di menjadi perawat sukarelawan untuk menolong pasien, begitu pula Ji Hoo.

Saat itu, ketika Jan Di dan Ji Hoo mulai istirahat dan berbincang. Dari atas, muncullah sebuah helikopter dan terdengar suara Joon Pyo yang mengatakan agar Jan Di segera menemuinya di tepi pantai.

Saat matahari terbenam, Geum Jan Di menemui Goo Joon Pyo yang sudah lama ia tidak pernah bertemu. Saat itu, Goo Joon Pyo melamar Geum Jan Di.

Saat matahari terbenam, Geum Jan Di menemui Goo Joon Pyo yang sudah lama ia tidak pernah bertemu. Saat itu, Goo Joon Pyo melamar Geum Jan Di.

Namun, tiba-tiba datanglah Ji Hoo, Yi Jung dan Woo Bin.

Hingga mereka berlimapun berkumpul dan bersama-sama melihat matahari terbenam.

Hingga mereka berlimapun berkumpul dan bersama-sama melihat matahari terbenam.

F4 Korea (BBF)

F4 Korea (BBF)

Kisah Cinta Geum Jan Di dan Gu Jun Pyo yang Happy Ending

Kisah Cinta Geum Jan Di dan Gu Jun Pyo yang Happy Ending


Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 25 (Last Episode)

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 24

Dikutip dari tabloid ASIAN PLUS edisi 337 [online : Rabu, 19 Agustus 2009] – Tak terasa kita sudah berada di dua episode pamungkas Boys Before Flowers. Setelah berhasil melalui berbagai hambatan dan ujian dari pihak lain dan lingkungan, kini kekuatan cinta Goo Jun Pyo dan Geum Jan Di harus melewati satu tes terakhir, yaitu diri mereka sendiri. Ada satu adegan puncak di mana Jun Pyo dan Jan Di akhirnya menyadari jika mereka berdua saling mencintai satu sama lain. Jika memang mengaku fans berat Boys Before Flowers, jangan sampai ketinggalan menyaksikan dua episode terakhirnya.

Boys Before Flowers

Boys Before Flowers

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 24

Tayang : Selasa, 25 Agustus 2009 pkl. 22.30 WIB

Geum Jan Di pergi mengunjungi keluarganya yang berada jauh dari Seoul. Dia menyembunyikan kenyataan jika dirinya sudah tidak berhubungan dengan Goo Jun Pyo lagi. Tapi sang ibu yang terus menanyakan tentang hubungan mereka membuat Jan Di akhirnya menceritakan semuanya.


Sementara itu di Seoul, Mr. Jung akhirnya memberi tahu siapakah pria tua yang koma dan sempat dirawat Jan Di dulu. Ternyata pria tua itu adalah ayah Jun Pyo. Goo Jun Hee, kakak Jun Pyo terkejut dan shock ketika mengetahui ayahnya ternyata masih hidup namun tergolek tak berdaya. Dengan marah besar, dia menemui Madam Kang. Jun Pyo tidak sengaja berjalan dan mendengar percakapan mereka berdua. Dia kemudian meminta Mr. Jung untuk mengantarnya ke ruangan sang ayah. Dengan emosi dan ekspresi shock, Jun Pyo tidak bisa mempercayai apa yang dilihatnya. Ayahnya masih hidup.

Di rumahnya, Yoon Ji Hoo duduk termenung sendiri mengingat semua kenangannya bersama Jan Di. Ketika menonton TV, dia tidak sengaja melihat sosok Jan Di berada di pasar ikan para nelayan. Ji Hoo yang mengetahui keberadaan Jan Di segera beranjak dari tempat duduknya.

Di cafe F4, F3 menyarankan Jun Pyo untuk mengunjungi Jan Di karena Ji Hoo mengetahui lokasi di mana Jan Di berada. Jun Pyo enggan, tapi Ji Hoo tetap memberikan secarik kertas yang berisikan lokasi Jan Di.

Di desa nelayan, keluarga Jan Di dicemooh tetangga sekitarnya karena dituduh berbohong mengenai hubungannya dengan penerus Shinhwa.

Mereka menunjukkan majalah yang memuat iklan pertunangan Jun Pyo dengan Ha Jae Kyung beberapa waktu lalu. Mereka meminta kembali uang mereka yang telah digunakan untuk membeli hadiah-hadiah. Di tengah-tengah keributan itu, Ji Hoo datang di waktu yang tepat. Dia menyelamatkan keluarga Jan Di dan mengatakan akan membayar semua uang mereka. Di luar rumah Jan Di, ada seorang pria misterius (atau lebih tepatnya”pria gila”) mantan pegawai Shinhwa yang dipecat dari sana sehingga kehidupannya hancur. Ditinggalkan istrinya dan anak-anaknya, sekarang dia hanya mabuk-mabukan.

Jan Di kemudian berjalan-jalan dengan Ji Hoo. Jan Di bertanya pada Ji Hoo darimana dia tahu tempatnya berada.”Aku mendengar bunyi alarm,” kata Ji Hoo bergurau. Ji Hoo kemudian memberikan kalung cincin pemberian ibunya dulu kepada Jan Di. Jan Di terpaku melihat cincin itu, namun dia tidak bisa mengkhianati cinta Jun Pyo dan mengembalikannya kepada Ji Hoo.

Malam hari, Jun Pyo mengawasi rumah Jan Di. Ketika Ji Hoo datang hendak menuju rumah Jan Di, pria “gila”itu mengira Ji Hoo adalah Jun Pyo yang membuat hidupnya berantakan. Dia mengendarai mobil dan berniat menabrak Ji Hoo. Jun Pyo yang mengetahui hal itu segera menyelamatkan Ji Hoo xang tidak tahu ada mobil yang akan menabraknya. Jun Pyo mendorong badan Ji Hoo sehingga dirinya lah yang ditabrak oleh mobil.

Di rumah sakit, Jun Hee memarahi Madam Kang yang datang ingin menjenguk Jun Pyo. Jun Hee mengatakan ibunya lebih mementingkan Shinhwa daripada keluarganya sendiri. Dalam perjalanan pulang, Madam Kang menangis melihat warung di pinggir jalan yang menjual makanan kesukaan Jun Pyo. Jan Di akhirnya kembali ke Seoul dan melanjutkan sekolah.

Jun Pyo akhirnya sadar kembali, tapi sayangnya dia kehilangan ingatan. Meski mengenali F3, dia tidak mengenali Jan Di. Dengan berbagai macam usaha keras, Jan Di berusaha mengembalikan ingatan Jun Pyo. Di rumah sakit, dia bertemu dengan Jung Yu Mi, gadis yang menderita patah kaki. Mereka berdua kemudian berkenalan.

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 24

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 23

ditayangkan pada Selasa, 18 Agustus 2009 pkl. 22.30 WIB di Indosiar

Sinopsis BBF ep. 23 # CINTA GEUM JAN DI MEMBAWA KORBAN# dikutip dari Tabloid Asian Plus Edisi 336 [online : Jumat, 14 Agustus 2009 pkl. 20.19 WIB] — Di tengah perjalanan pulang dari kebun binatang, Jun Pyo mendapat telepon dari Mr. Jung yang menyuruhnya segera pulang ke rumah. Sementara itu Ga Eul mengajak Yi Jung ke sebuah atap bangunan yang tinggi. Di sana, dia melihat dua papan iklan raksasa dengan dua produk yang berbeda. Sinar matahari yang terbenam di depan mereka melewati dan membelah tulisan dua papan iklan tersebut, sehingga hanya ada tulisan “I Love You (SARANGHAE)” dan “Yi Jung”. Ga Eul kemudian menceritakan bagaimana dia bisa menemukan semua ini. Ternyata ini lah yang ingin dikatakan Eun Jae pada Yi Jung beberapa tahun lalu. Sayangnya, saat itu Yi Jung tidak menangkap maksud pesan Eun Jae. Intinya, kesalahpahaman. Yi Jung menangis dan menyesali kebodohannya, sementara Ga Eul membiarkannya larut dalam emosi.

Ketika Ji Hoo pergi memancing dengan kakeknya, sang kakek berkata jika suatu hari dirinya meninggal dunia, dia ingin Ji Hoo menjaga semua peninggalannya.

Kakek Ji Hoo mengalami serangan jantung lagi dan maruk rumah sakit. Jan Di kemudian menemani Ji Hoo di rumah sakit.

Kembali ke pasangan Ga Eul dan Yi Jung, mereka berdua bercakap-cakap dan hampir berciuaman. Namun ponsel Ga Eul berdering.

Madam Kang masih murka dengan batalnya merger antara Shinhwa dan JK Group, perusahaan orang tua Jae Kyung. Terlebih lagi ketika dia melihat laporan acara kencan Jun Pyo dan Jan Di di kebun binatang. Jun Pyo kemudian mendatangi kamar Jan Di semasa masih menjadi pembantu di rumahnya dulu. Di sana dia bertemu dengan kepala pembantu yang memberinya nasehat bagus dan membuatnya bersemangat kembali.

Jun Pyo dan Kepala Pengawas Rumah Tangga Keluarga Gu

Jun Pyo dan Kepala Pengawas Rumah Tangga Keluarga Gu

Madam Kang memang culas. Karena Ga Eul ikut keberatan jika Jun Pyo dan Jae Kyung menikah, keluarganya terkena imbas. Ayah Ga Eul dipaksa pensiun lebih dini alias di-PHK tanpa pemberitahuan terlebih dulu. Jan Di tidak sengaja mendengar kabar ini dari percakapan Woo Bin dan Yi Jung. Jan merasa “korban” Madam Kang berikutnya adalah Ji Hoo.

Jan Di juga merasa semua masalah yang dialami teman-teman baiknya adalah kesalahannya karena mencintai Jun Pyo.

Jan Di pergi menemui pria tua yg sedang terbaring koma. Dia berpamitan seraya mengatakan tidak bisa menjaganya lagi karena harus pergi dari kehidupan pria yang dicintainya. Ketika Jan Di pergi, tangan pria tua yang sedang koma itu tiba-tiba bergerak.

Jan Di mengajak Jun Pyo piknik bersama. Jan Di membuatkan Jun Pyo bekal makan siang dengan nasi seperti wajahnya. Ketika berjalan bersama di pantai, Jun Pyo meminta Jan Di mengutarakan perasaannya. Setelah Jan Di mengakui cintanya pada Jun Pyo, dia menarik Jun Pyo dan menciumnya. Selama perjalanan pulang, Jun Pyo tidak henti-hentinya tersenyum mengingat ciuman Jan Di tadi. Sementara Jan Di menangis karena setelah ini dia terpaksa meninggalkan Jun Pyo karena perjanjiannya dengan Madam Kang.

Jan Di dan Jun Pyo gembira Sekali Bisa Bersepeda Ria

Jan Di dan Jun Pyo gembira Sekali Bisa Bersepeda Ria

Terus Melangkah... Melupakanmu, Lelah Hati ...

Terus Melangkah... Melupakanmu, Lelah Hati ...

Kak Ji Hoo dan Kakek

Kak Ji Hoo dan Kakek

Senyum Manis Kak Ji Hoo

Senyum Manis Kak Ji Hoo

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25



READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 23

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 22

ditayangkan pada Senin, 17 Agustus 2009 pkl. 22.30 WIB di Indosiar

Sinopsis BBF ep. 22 –Yoon Ji Hoo Nyatakan Cinta Pada Geum Jan Di dikutip dari Tabloid Asian Plus Edisi 336 [online : Jumat, 14 Agustus 2009 pkl. 17.08 WIB] – Di hari pernikahannya, Goo Jun Pyo meminta Geum Jan Di mencegahnya menikah dengan Ha Jae Kyung. Namun Jan Di hanya terdiam dan tidak memberikan jawaban. Madam Kang kemudian mengirim SMS dengan foto Jan Di yang “diamankan”. Secara tidak langsung Madam Kang memberi sinyal pada Jun Pyo supaya menuruti keinginannya. Jika tidak, Jan Di bisa dilukai.

Ketika upacara pernikahan dimulai Jae Kyung tiba-tiba mengangkat tangan dan menolak menikah dengan Jun Pyo. “Saya tidak bisa menikahi Goo Jun Pyo,” seru Jae Kyung. Madam Kang yang murka meninggalkan lokasi pernikahan diikuti tamu lainnya. Jae Kyung kemudian menelepon bodyguard Chen untuk menyelamatkan Jan Di dan mengamankannya di sebuah yacht (kapal). Jun Pyo segera berlari ke yacht dan menemui Jan Di yang duduk termenung di dalamnya. Dari kejauhan, Goo Jun Hee (kakak Jun Pyo) mengawasi mereka dan tersenyum melihat adiknya tidak jadi menikah.

Jae Kyung menemui Yoon Ji Hoo untuk menyerahkan kalung bulan bintang milik Jan Di yang tertinggal. Ketika bertemu Jan Di, Ji Hoo memberikan kalung tersebut. Ingin berterimakasih, Jan Di dan Jun Pyo mengejar Jae Kyung yang akan berangkat ke New York di bandara. Mereka berdua kemudian diantar bodyguard Chen ke sebuah villa yang ternyata di dalamnya sudah disiapkan berbagai macam makanan dan lilin temaram yang romantis. Jan Di dan Jun Pyo berdansa dan melihat bintang melalui teleskop bersama. “Aku sudah lama ingin menanyakan sesuatu padamu… Kenapa aku? Aku tidak cantik, dan aku tidak punya uang, namaku jelek, dan lainnya. Kenapa kau menyukaiku?” tanya Jan Di pada Jun Pyo. “Karena aku sudah memiliki semuanya,” jawab Jun Pyo. “Apa?” tanya Jan Di lagi. Jun Pyo menjawab, “Uang, ketenaran, wajah tampan… aku sudah memiliki semuanya. Aku tidak butuh semua itu darimu. Yang perlu kau lakukan hanyalah menjadi Geum Jan Di.” Setelah Jun Pyo mengucapkan “Aku cinta padamu,” keduanya lantas berciuman.

Sekembalinya ke Korea, Madam Kang menghukum Jun Pyo dengan mengurungnya di rumah karena membatalkan pernikahannya dengan Jae Kyung. Di kedai bubur, Jan Di dimarahi habis-habisan oleh Madam Kang. Namun, Chu Ga Eul membelanya. Kakek Ji Hoo kemudian muncul dan ikut membela Jan Di. Dia mengajak Jan Di ke rumahnya.

Sementara itu, So Yi Jung masih bersedih dan menyesali masa lalu cintanya dengan Cha Eun Jae.

Mr. Jung menawari pekerjaan paruh waktu kepada Jan Di untuk menemani seorang pria tua yang sedang koma. Jan Di heran kenapa dirinya yang diminta, tapi Mr. Jung hanya menjelaskan jika orang tua itu sudah dia anggap seperti keluarganya sendiri.

Menggunakan ponsel Mr. Jung, Jun Pyo kemudian mengirim SMS pada Ji Hoo dan mengatakan dirinya tahu jika Jan Di berada di rumahnya.

Di sekolah, Song Woo Bin menemui Jan Di. Dia berterimakasih karena Jan Di membantu Ji Hoo bertemu kembali dengan kakeknya. Setelah bertemu Woo Bin, Jan Di kembali ke rumah Ji Hoo. Di sana dia mencoba memotong rambut poninya. Ji Hoo kemudian datang dan membantunya memotong poni. Setelah itu mencuci mobil bersama. Ketika beristirahat, Ji Hoo membacakan sebuah buku puisi untuk Jan Di “Aku ingin memberitahumu..” Ji Hoo berhenti sejenak, kemudian melanjutkan berkata, “..jika aku mencintaimu. Aku ingin mengatakannya dengan lantang. Itu saja.” Namun sayang, Jan Di yang duduk di sebelahnya ternyata sudah tertidur pulas. “Pengakuan” cinta Ji Hoo pun berlalu begitu saja.

Woo Bin membantu Jun Pyo keluar dari rumah dengan cara mengakali para bodyguard yang menjaga rumahnya dengan ketat. Di tengah jalan, sekelompok pasukan mafia suruhan Woo Bin menghalangi jalannya mobil bodyguard Jun Pyo. Setelah berhasil lolos dari bodyguard-nya, Jun Pyo mengajak Jan Di ke kebun binatang. Jan Di yang mendapat tugas menjaga anak kecil kemudian menemui Jun Pyo di sana. Jun Pyo, Jan Di dan anak kecil itu bersenang-senang melewati sore yang menyenangkan.

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 22

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 21

ditayangkan pada Selasa, 11 Agustus 2009 pkl. 22.30 WIB di Indosiar

Jae Kyung dan Madam Kang masuk ke kamar Jun Pyo dan menemukan Jan Di dalam pakaian pembantu berada di kamar. Madam Kang marah besar dan bertanya siapa yg sudah berani mempekerjakan Jan Di. Sang kepala rumah tangga muncul dan mengaku jika dia lah yang merekrut Jan Di. Meski diancam akan dipecat, kepala rumah tangga tidak gentar sedikit pun dan balik menegur Madam Kang. Jae Kyung yg juga cukup terkejut dengan apa yang dilihatnya tidak marah pada Jan Di. Dia justru mengatakan akan berusaha lebih keras untuk mendapakan Jun Pyo agar tidak kalah dari Jan Di.

Yi Jung mengikuti kemanapun Eun Jae pergi. Saat menunggu gadis itu keluar dari tempat kursus keramiknya, dia menemukan jika Eun Jae bertemu dengan kakaknya di sebuah kafe. Yi Jung sangat terpukul dengan apa yang dilihatnya. Dia kemudian mencoba menelepon kakaknya, bertanya apakah saat itu kakaknya berbahagia.

Iklan kolaborasi perusahaan keluarga Jae Kyung dan Jun Pyo yg menampilkan keduanya sebagai model akhirnya ditayangkan di semua televisi Korea. Gambar pasangan itu membuat nyali Jan Di makin ciut dan “mengubur” perasaannya terhadap Jun Pyo.

Saat perasaan Jan Di sedang dilanda kesedihan, kakek Ji Hoo meneleponnya dan memintanya pergi bersama Ji Hoo. Meski merasa geli karena sang kakek mengira di antara keduanya ada hubungan spesial, Jan Di tetap pergi juga dengan Ji Hoo. Kebetulan saat itu ada lomba foto pernikahan. Jan Di yg senang barang-barang gratis pun tertarik untuk mengikutinya bersama Ji Hoo.

Menjelang hari pernikahan Jun Pyo dan Jae Kyung, F3 berangkat ke pulau Jeju, termasuk Jan Di. Malam sebelum upacara, Jun Pyo meminta maaf pada Jae Kyung di kapel tempat mereka akan menikah. Dia mengatakan tidak bisa menikahinya karena tidak bisa melepaskan wanita yg dicintainya, yaitu Jan Di. Namun Jae Kyung tetap bersikukuh ingin menikah dengan JunPyo, tidak peduli berapa lama dia harus menunggu JunPyo untuk bisa menikahinya. Kehabisan waktu dan putus asa, Jun Pyo meminta Woo Bin mematahkan lengannya untuk menghindari upacara pernikahannya.

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 21

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 20

Dalam keadaan putus asa dan hanya menyisakan satu koper berisi pakaian, Jan-di berusaha mencari tempat untuk beristirahat. Sempat mencoba menelepon seseorang, gadis itu jatuh pingsan karena kelelahan, dan telah berada di kediaman keluarga Gu saat bangun.

Rupanya, 'kehadiran' Jan-di adalah atas prakarsa Jun-hee kakak Jun-pyo, yang sudah tahu apa yang telah terjadi. Dengan tegas, ia meminta Jan-di untuk tetap tinggal di kediaman keluarga Gu sampai menemukan rumah baru. Sempat menolak, Jan-di akhirnya tidak bisa menolak permintaan Jun-hee.

Dasar Jan-di, ia menolak tinggal tanpa melakukan apapun. Oleh Jun-hee, Jan-di diperkenalkan pada kepala pengurus rumah tangga keluarga Gu. Dibawah pengawasan wanita yang telah berumur itu, Jan-di dilatih keras. Kejadian lucu sempat dialami gadis itu, yang salah tingkah saat diminta untuk melayani Jun-pyo.

Sempat minta untuk dipindahtugaskan, Jan-di akhirnya harus menerima nasib melayani majikan barunya. Bisa dibayangkan, bagaimana terkejut (dan senangnya) Jun-pyo saat tahu siapa pelayan barunya. Sempat mengomel karena dikerjai Jun-pyo dengan disuruh melakukan berbagai pekerjaan, Jan-di akhirnya tertidur setelah membuatkan mie ramen untuk sang majikan.

Paginya, tugas berat berikutnya telah menanti Jan-di : membangunkan Jun-pyo. Kaget melihat seorang pelayan keluar sambil menangis, Jan-di langsung masuk ke dalam kamar. Selain sukses membuat Jun-pyo terbangun, ia juga berhasil menyelamatkan karir sang pelayan yang sempat diusir.

Tak lama setelah sama-sama meratapi nasib percintaannya yang malang bersama Ga-eul, yang ternyata juga mengalami nasib sama, dan disibukkan oleh kemunculan Jae-kyung, Jan-di berhasil memaksa dokter di klinik tempatnya bekerja untuk tinggal bersama Ji-hoo sang cucu. Sempat terjadi ketegangan, Ji-hoo akhirnya mengalah pada keinginan Jan-di.

Malamnya, Jan-di diminta Jun-pyo untuk menemaninya menonton film horor. Sempat canggung, Jan-di memutuskan untuk keluar dari kamar sang majikan. Namun tak lama kemudian, ia buru-buru masuk dan bersembunyi di dalam lemari. Rupanya, ia tidak ingin Jae-kyung, yang tengah berjalan ke kamar Jun-pyo, melihatnya disana.

Karena menunggu terlalu lama, Jan-di akhirnya tertidur didalam lemari. Karena merasa bersalah, gadis itu sempat bermimpi mendapat tamparan dari Jae-kyung sebelum terbangun dengan kaget.

Tidak tahan dengan Yi-jung yang terlihat begitu frustrasi, Ga-eul mengkonfrontir pria playboy itu dan menyebutnya sebagai pengecut. Bahkan, sahabat baik Jan-di itu bergeming ketika Yi-jung mengusirnya dan mengaku tahu kalau sosok Yi-jung yang selama ini ditunjukkan ke publik hanyalah topeng belaka.

Kembali mendapat tugas untuk membangunkan Jun-pyo, Jan-di sengaja menyiapkan weker besar yang bunyinya begitu nyaring. Secara tidak sengaja, tubuh gadis itu terjatuh diatas Jun-pyo yang berusaha keras menarik kembali selimutnya yang sudah tersibak.

Di luar dugaan, Jun-pyo malah memeluk Jan-di semakin erat. Tepat pada saat keduanya nyaris berciuman, mendadak dari belakang terdengar suara seseorang yang masuk kedalam kamar. Tidak salah, orang itu adalah Jae-kyung.(indosiar.com/mdL)


Tayang: 21-Aug-2009 15:30 WIB

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 20

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 19

Gu Jun Pyo dan Ha Jae Kyung sedang maen game

Jae Kyung datang ke rumah Joon Pyo. Ia mengajak bertanding Joon Pyo bermain game, dengan syarat siapa yang kalah harus mengikuti apa yang diperintah oleh si pemenang. Ternyata yang menang adalah Jae Kyung.

Jae Kyung mengajak Jun Pyo belanja di supermarket

Jae Kyung mengajak Jun Pyo belanja di supermarket

Sementara itu, Yi Jung yang masih stres berat akan keadaan orang tuanya. Ia lalu mengajak Ga Eul pergi kencan. Ia membawa Ga Eul ke diskotik. Sifat buruk Yi Jung pun muncul. Menggoda dan berkumpul dengan para wanita-wanita. Meski begitu, Ga Eul masih tetap bertahan.

Kemudian, Yi Jung membawa Ga Eul bertemu dengan ayahnya. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan Ga Eul kepada ayahnya dan mengatakan bahwa Ga Eul adalah gadis muda yang sangat cocok dengan ayahnya yang sering gonta-ganti gadis muda di saat itu ibunya sedang sakit. Karena tidak tahan akan kelakukan Yi Jung, Ga Eul menyiramkan air di kepala Yi Jung dan mengucapkan pamit pulang pada ayah Yi Jung. Ayah Yi Jung hanya melihat ke arah Yi Jung dan mengatakan sikap Yi Jung yang sudah sangat keterlaluan.

Setelah pulang dari museum, Ji Hoo mengantar Jan Di pergi ke tempat kerja baru Jan Di. Jan Di menyuruh Ji Hoo masuk. Keitka Ji Hoo masuk, ia melihat ke salah satu ruangan, dan ketika ia melihat sebuah foto, dari dekat ia melihat foto itu adalah foto keluarganya. dan sebuah foto lagi tergambar ia sewaktu kecil bermain biola. Dan tidak salah lagi, pemilik tempat Jan Di bekerja adalah kakeknya, setelah ada bukti sebuah ransel untuk menyimpan alat pancing berada di ruangan itu. Ji Hoo langsung pergi. Saat itu hujan lebat. Jan Di pergi mencarinya. Ji Hoo pun jatuh sakit. Jan Di segera menolongnya. Dan ketika sampai di rumah, Jan Di merawat Ji Hoo yang saat itu sedang demam.

Haripun berlalu, Ga Eul bersama ketiga anggota F4 (tanpa Joon Pyo) berencana untuk memperbaiki rumah Jan Di menjadi bagus. Saat Jan Di bersama adiknya tiba dirumahnya, ia kaget akan perubahan tempat ia tinggal menjadi lebih indah dan bagus.

Sementara itu, Jae Kyung mengajak Joon Pyo untuk pergi kerumah Jan Di. Tanpa mereka tahu, bahwa disana sudah ada ketiga teman Joon Pyo bersama Ga Eul berkumpul. Akhirnya, merekapun berkumpul dan makan bersama.

Seusai makan malam dan melewati permainan bersama teman-temannya, Joon Pyo mengnatar Jae kyung pulang. Jae Kyung bertanya pada Joon Pyo, apakah ia harus memilih cinta atau persahabatan. Joon Pyo hanya diam dan pergi meninggalkannya.

Keesokan harinya, rumah Jan Di di gusur (dirobohkan). Mulanya, Jan Di tidak tahu mengapa rumahnya di gusur. Ternyata ujung-ujungnya ulah dari ibu Joon Pyo. Dengan terpaksa, Jan Di memulangkan adiknya ke kampung orang tuanya tinggal sekarang.

Ketika adiknya masuk kereta, adiknya mengatakan bahwa Joon Pyo masih mencintai Jan Di meski ia selalu bersama Jae Kyung. Ini karena, sebelum Jan Di pulang ke rumah, adiknya bercerita berdua dengan Joon Pyo.


Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25



READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 19

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 18

Jun-pyo berbicara dengan nada sopan saat menolak cinta Jae-kyung. Dengan tegas, ia mengiyakan saat gadis itu menebak kalau Jun-pyo telah menyukai orang lain. Reaksi Jae-kyung yang terkenal ceplas-ceplos cukup mengejutkan : ia berusaha menghindar dari kenyataan.

Adegan saat Jae-kyung memeluk Jun-pyo terlihat oleh Jan-di, yang dengan terpukul memutuskan untuk melangkah pergi. Duduk dalam kesendirian, sosok Jan-di terlihat oleh Ji-hoo. Seolah sudah mengerti apa yang dirasakan gadis itu, dengan lembut Ji-hoo meraih telapak tangan Jan-di dan menasehatinya. Untuk menghibur, Ji-hoo memetik gitar sambil memainkan lagu.

Di kamar hotel, Jae-kyung melampiaskan kesedihannya dengan melahap es krim. Ia mulai bisa menebak ada apa antara Jan-di dan Jun-pyo lewat pertemuan pertamanya dengan Jan-di yang ketika itu mengaku sedang mencari kekasihnya. Diam-diam, Jae-kyung mulai membandingkan antara cincin yang hendak diberikannya pada Jun-pyo dengan kalung Jan-di.

Di tengah kekisruhan cinta segitiga antara Jan-di, Jun-pyo dan Jae-kyung, masalah juga tengah dihadapi oleh Woo-bin, yang diam-diam merasa minder karena berasal dari keluarga gangster. Saat pria itu sadar, giliran Yi-jung yang mabuk hingga akhirnya dipukuli dan mengalami cedera tangan yang cukup parah.

Setelah berpikir semalaman, Jae-kyung bertekad untuk memenangkan hati Jun-pyo dengan segala cara. Setelah sempat mengecoh Jan-di, yang datang bersama Ji-hoo, gadis itu membuat Jun-pyo tidak nyaman karena dengan seenaknya memerintah para pelayan di rumah keluarga Goo.

Sempat ragu-ragu saat diminta menyematkan cincin ke jari Jae-kyung, Jun-pyo tiba-tiba tersadar saat melihat ukiran di cincin tersebut. Dengan pelan, cincin tersebut kembali ditaruh di kotaknya dan Jun-pyo meminta ijin untuk pergi meninggalkan Jae-kyung.

Mendatangi Yi-jung yang sedang dalam keadaan putus asa karena pergelangan tangannya patah, raut wajah Jun-pyo langsung berubah saat sang sahabat mengisahkan tentang Jan-di yang harus berhenti berenang karena cedera yang menimpa.

Meski sempat dititipi Nyonya Kang untuk mengawasi Jun-pyo, diam-diam Tuan Jung tetap mengikuti perkembangan Jan-di dan memberitahu sang majikan dimana gadis itu berada. Saat bertemu gadis yang dicintainya dan sang adik Kang-san, Jun-pyo beralasan kalau dirinya juga tinggal di apartemen yang sama sebagai bagian dari ujian sebelum menjadi penerus Shinhwa.

Berkat nasehat Eun-jae, Ga-eul memberanikan diri untuk mengakui perasaannya pada Yi-jung. Sempat terkejut, playboy kelas kakap itu mampu menutupi perasaannya dengan menyebut tiga aturannya dalam berkencan. Dengan sedih, Ga-eul melangkah pergi tanpa sadar kalau dibelakangnya, Yi-jung menatap dengan penuh penyesalan.

Beralasan kalau dirinya terlalu banyak membeli makanan, Jun-pyo akhirnya menghabiskan makan malamnya bersama Jan-di dan Kang-san. Tinggal bersebelahan ternyata sempat membuat Jan-di terganggu. Malamnya, tiba-tiba Jun-pyo berteriak histeris akibat seekor kecoak yang muncul disana.

Sempat menemani Jun-pyo, yang begitu ketakutan, hingga pemuda itu tertidur, Jan-di mendapat kunjungan mendadak dari Jae-kyung (yang tidak sadar kalau Jun-pyo ada di apartemen sebelah).

Tidak ingin sang ibu mengetahui kepergiannya, Jun-pyo buru-buru mengemasi barang-barangnya. Namun, rencananya buyar oleh kemunculan Jae-kyung, yang tiba-tiba langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur sang pewaris Shinhwa.(indosiar.com/mdL)


Tayang: 19-Aug-2009 21:30 WIB

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 18

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 17

Sinopsis BBF episode 17 — dikutip dari tabloid ASIAN PLUS edisi 335 [online : Jumat, 21 Agustus 2009] — Geum Jan Di dibantu Yoon Ji Hoo membersihkan kaca-kaca gedung. Karena keletihan, Jan Di pingsan di kamar mandi. Saat beristirahat di rumah Ji Hoo, Goo Jun Pyo tidak sengaja melihat mereka berdua dan urung menyapa Ji Hoo. Esok harinya, di balkon sekolah Jan Di dan Ji Hoo melihat Jun Pyo mencium Ha Jae Kyung. Ji Hoo menghibur Jan Di dan mengajaknya makan bersama. Di restoran, mereka bertemu lagi dengan Jun Pyo-Jae Kyung. Jae Kyung memenangkan lomba makan ramen dan mendapat hadiah kupon makan yang diberikan pada Jan Di. Dia juga mengajak Jun Pyo, Ji Hoo, dan Jan Di berlibur bersama.

Di hotel, Jae Kyung menunjukkan cincinnya pada Jan Di. Jan Di kehilangan kalung bintang-bulan yang pernah diberikan Jun Pyo. Jan Di tidak bisa berenang karena tangannya sudah tidak bisa digunakan untuk berenang. Di luar dugaan, Jun Pyo datang menolongnya. Sementara itu, So Yi Jung mengalami konflik batin dengan ayah dan kakak laki-lakinya. Kembali ke Jan Di, di kolam renang hotel dia tidak sengaja melihat Jae Kyung dan Jun Pyo renang bersama. Jae Kyung bahkan memeluk Jun Pyo dari belakang. Jan Di tidak tahu jika itu hanya kesalahpahaman belaka.

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 17

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 16

Tersenyum karena tahu alasan sahabatnya datang, Ji-hoo langsung menceritakan keadaan Jan-di yang baik-baik saja. Meski sempat berpura-pura tidak mau tahu, raut wajah Jun-pyo berubah saat melihat boneka buatan Jan-di yang semula hendak diberikan pada dirinya.

Paginya di sekolah, Jan-di dikejutkan oleh kemunculan Jae-kyung. Rupanya gadis itu bakal mengikuti kuliah di universitas Shinhwa, dan dengan penuh semangat berharap bisa bersahabat baik. Berusaha untuk tetap bersikap sopan, raut wajah Jan-di berubah saat Jae-kyung mengatakan ada disana untuk menemui seseorang.

Apa yang terjadi berikutnya sangat mengejutkan. Melihat Jun-pyo mendekat bersama rekan-rekan F4nya, Jae-kyung langsung memiting leher pria itu sambil memanggilnya dengan sapaan tunangan. Tidak perduli meski sempat diomeli, Jae-kyung menunjuknya sambil menyebut bahwa ia bakal menaklukkan Jun-pyo.

Niat Jae-kyung untuk bersahabat dengan Jan-di tidak main-main, ia bahkan mendatangi tempat gadis itu dan Ga-eul bekerja sambil setengah memaksa ingin ikut serta. Tidak cuma itu, ia juga terus bertanya tentang diri Jun-pyo ke Jan-di.

Rupanya meski tahu hubungan Jan-di dan Jun-pyo, ia tidak sadar kalau keduanya lebih dari sekedar teman. Dengan wajah sumrigah, Jae-kyung memproklamirkan Jan-di sebagai gurunya dalam urusan berkencan dan menaklukkan Jun-pyo. Meski sebal, belakangan Ga-eul mengakui kalau ia mengerti perasaan Jan-di yang sulit membenci Ga-eul.

Berita tentang Jun-pyo terdengar oleh keluarga Jan-di, yang juga dikejutkan oleh kehadiran tamu tak diundang : Jae-kyung. Tidak sadar siapa gadis itu sebenarnya, ayah dan ibu Jun-pyo mengijinkan Jae-kyung menginap dan bahkan meminjamkan piyama yang pernah dipakai Jun-pyo. Menjelang tidur, Jae-kyung tak henti-hentinya membicarakan Jun-pyo.

Di kampus, Jun-pyo terus mengikuti Jan-di sambil berusaha menjelaskan kalau pertunangannya dengan Jae-kyung adalah ulah Nyonya Kang. Namun, Jan-di yang tidak mau mendengar penjelasan mempercepat langkahnya dan saat bertemu Ji-hoo, meminta supaya pemuda itu mau memboncenginya.

Apes bagi mereka, adegan itu terlihat oleh Jae-kyung, yang kontan mengira Ji-hoo adalah pria yang disukai oleh Jan-di. Melihat perkembangan keadaan yang semakin rumit, Yi-jung dan Woo-bin bertekad membantu untuk memisahkan Jun-pyo dari Jae-kyung. Siapa sangka, strategi keduanya malah jadi senjata makan tuan.

Strategi terakhir adalah melupakan Jae-kyung serta memfokuskan perhatian pada pasangan Jun-pyo dan Jan-di. Strateginya adalah dengan meminta Ga-eul menelepon Jan-di dan mengaku kalau dirinya diajak kencan oleh Yi-jung. Tahu akan sifat playboy personil F4 yang satu ini, Jan-di dengan panik meminta bantuan Jun-pyo.

Sempat terjadi sejumlah peristiwa lucu, Jun-pyo sempat tidak percaya kalau Yi-jung menyukai gadis sederhana seperti Ga-eul. Namun, Jan-di semakin panik saat Woo-bin mengatakan bahwa Ga-eul adalah tipe idaman Yi-jung.

Penguntitan berlangsung hingga malam hari, Jun-pyo dan Jan-di tidak sadar kalau mereka dijebak. Tidak sengaja berpelukan, Yi-jung tersenyum melihat kedekatan Jun-pyo dan Jan-di serta mengeluarkan trik terakhirnya : kembang api. Seolah masih belum cukup, Jun-pyo dan Jan-di sengaja menyewa kamar tepat di sebelah kamar Yi-jung dan Ga-eul.

Berada didalam satu kamar, keadaan sempat kaku saat Jan-di mengucapkan selamat ultah pada Jun-pyo. Tidak tahan dengan ucapan pria itu, Jan-di memutuskan untuk keluar kamar. Siapa sangka, di koridor ia malah bertemu Nyonya Kang. Sambil memaki-maki gadis malang itu, Nyonya Kang nyaris saja menampar Jan-di kalau Jun-pyo tidak muncul dan menahan tangan sang ibu.

Melihat putranya ada disana, Nyonya Kang langsung menyuruh anak buahnya untuk menyeret Jun-pyo pergi dari lokasi itu. Sebelum ditarik paksa, Jun-pyo masih sempat mengirim SMS pada Ji-hoo untuk meminta tolong sang sahabat dekat supaya mau menjaga Jan-di. Sayang saat Ji-hoo tiba, Jan-di sudah tidak ada di hotel.

Ji-hoo nampaknya benar-benar telah mengenal Jan-di, ia langsung menyusul gadis itu di klinik. Dugaannya benar, Jan-di tengah membersihkan klinik dengan wajah muram. Terus melihat aksi kekasih Jun-pyo itu, Ji-hoo langsung menyodorkan bahunya saat Jan-di menangis tersedu-sedu.

Kuatir kalau Jan-di bakal dicelakai, Jun-pyo yang terus mendapat pengawasan ketat dari sang ibu memutuskan untuk mengacuhkan Jan-di saat di kampus. Siapa sangka, masalah besar kembali menimpa keluarga Geum : rumah mereka beserta seisi barang-barangnya bakal disita.(indosiar.com/mdL)


Tayang: 17-Aug-2009 15:30 WIB

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 16

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 15

Jan-di baru sadar saat berada di sebuah kuil, kekuatirannya dilihat oleh Ji-hoo yang langsung mengambil tindakan. Rupanya, pria itu meminjam sebuah gitar dan untuk menggantikan uang (dan dompet) Jan-di yang hilang, Ji-hoo mengamen ditengah kerumunan orang-orang.

Bisa ditebak, penonton langsung memberi aplaus meriah sementara Jan-di dari kejauhan cuma bisa menatap dengan kagum. Dalam perjalanan pulang ke rumah Ming, Jan-di yang keseleo kembali dibuat kehabisan kata-kata oleh aksi Ji-hoo, yang rela membopongnya. Keduanya tidak sadar kalau dari belakang, Jun-pyo yang berada di dalam mobil terus memandangi mereka.

Keesokan harinya, setelah sempat diselingi kejadian memalukan dengan Ji-hoo, Jan-di memutuskan untuk kembali ke Korea. Di bandara, ia sempat berdebat dengan Ji-hoo saat mengajukan tawaran untuk mengganti tiket pesawat kelas satu dengan kelas ekonomi. Namun, ucapan pria itu langsung menuntaskan perdebatan dengan cepat.

Ditengah pertemuan bisnis, Jun-pyo diingatkan oleh asisten kepercayaannya Tuan Jung kalau pesawat Jan-di bakal terbang ke Seoul di sore hari. Saat waktu tersisa dua jam, Jun-pyo berhasil meloloskan diri dan langsung menuju ke bandara. Namun didepan matanya, ia meliat Ji-hoo sedang berlutut memakaikan sepatu ke Jan-di.

Kontan saja adu mulut antara kedua personil F4 itu tidak bisa dihindari, Jun-pyo tidak bisa lagi menahan emosinya saat Ji-hoo mengatakan tidak akan melepas Jan-di untuk kedua kalinya. Namun ketika Jan-di mengkonfrontirnya, Jun-pyo tidak bisa berkata apa-apa dan hanya bisa terduduk di lantai menyaksikan gadis yang dicintainya pulang bersama Ji-hoo.

Setelah kembali ke Korea, Jan-di kerap tidak fokus dengan pekerjaannya sampai suatu saat ia ditugaskan untuk mengantar makanan ke sebuah klinik. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Jan-di mulai optimis menghadapi hidup tanpa Jun-pyo.

Namun semua ternyata hanya berlangsung sementara. Setelah melihat berita tentang Shinhwa Group di televisi, secara kebetulan ia bertemu dengan Jun-hee. Saat dibawa pulang ke rumah keluarga Goo, pertahanan Jan-di akhirnya runtuh.

Bukan cuma Jun-hee, pasangan Ga-eul dan Yi-jung juga penasaran dengan perubahan sifat Jun-pyo yang begitu drastis. Untuk memastikan kecurigaannya, Yi-jung meminta Ga-eul mengajak Jan-di untuk datang ke pesta ultah Jun-pyo. Siapa sangka, Jan-di ternyata juga mendapat undangan....dari Nyonya Kang.

Sempat merasa kalau ia seharusnya tidak muncul, Jan-di malah 'ditodong' Nyonya Kang untuk tampil memainkan piano sambil bernyanyi untuk Jun-pyo. Untungnya, penampilan gadis itu tidak mengecewakan. Sempat sedikit kecewa karena gagal menjatuhkan mental Jan-di, Nyonya Kang ternyata masih punya satu kejutan lagi.

Rupanya, Nyonya Kang berniat mengumumkan pertunangan Jun-pyo dengan Jae-kyung. Sadar kalau ibunya mulai berulah, Jun-pyo meminta Jan-di mengikutinya. Pemuda itu tidak sadar, yang ditariknya justru bukanlah Jan-di melainkan Jae-kyung.

Kesalahpahaman itu kontan membuat Jan-di makin terpuruk, sementara Jun-pyo baru sadar kalau dirinya telah menarik gadis yang salah saat berada ditengah taman. Tidak terima dengan perlakuan sang pewaris Shinhwa, Jae-kyung langsung melompat ke punggung Jun-pyo sambil mengigit telinga pria itu.

Dalam perjalanan pulang dengan taksi, Jan-di berpura-pura tegar sambil mengatakan ke Ji-hoo kalau dirinya tidak perduli dengan Jun-pyo. Sadar kalau yang dikatakan gadis itu bukanlah kebenaran, Ji-hoo membela Jun-pyo sambil menyebut sahabat baiknya itu pasti tidak tahu apa-apa.(indosiar.com/mdL)


Tayang: 14-Aug-2009 15:30 WIB

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 15

Saturday, August 22, 2009

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 14

Dikutip dari tabloid ASIAN PLUS edisi 332 tahun VIII — GOO JOON PYO SEMBUNYIKAN CINTA — Di kasino hotel Venesia, Jan Di tampak sedih karena Joon Pyo mengabaikannya. Sementara itu Joon Pyo dan ibunya, Madam Kang mengadakan jamuan makan dengan rekan bisnisnya, pimpinan JK Group yang telah menjalin kerjasama dengan perusahaan ShinHwa. Pimpinan JK Group itu mengatakan jika putrinya yang bernama Jae Kyung juga tengah berada di Makau.

Saat F3 mengajak Jan Di makan malam di restoran favorit mereka, Yoon Ji Hoo tidak sengaja melihat keberadaan Joon Pyo. Joon Pyo yang sedang makan bersama orang tua Jae Kyung tiba-tiba menerima e-mail berupa foto-foto Jan Di dan Ji Hoo yang berada di gondola di ponselnya. Tidak jelas siapa identitas pengirim foto tersebut, tapi Joon Pyo cukup kaget bercampur geram.

Mr. Jung berusaha meyakinkan Joon Pyo supaya mau menemui F3, tapi dia menolaknya dan mengatakan dirinya tidak punya waktu untuk bermain-main dengan temannya. Namun Mr. Jung tetap berusaha mengaturkan pertemuan dengan So Yi Jeong di ruang basket.

Melihat F3 menantinya, Joon Pyo langsung berkata dengan enggan, “Senang bertemu dengan kalian.” Ji Hoo langsung menyahut, “Apakah benar? Sepertinya kamu tidak terlalu senang.” Yi Jeong berharap Joon Pyo gembira mendengar kabar jika Jan Di datang bersama mereka. Namun reaksi yang didapat berbeda. “Kenapa aku harus bertemu dengannya? Gadis seperti dia tidak punya arti apa-apa lagi untukku.” kata Joon Pyo dengan nada dingin. F3 terkejut mendengarnya. Yi Jeong hendak emosi, tapi ditahan oleh Song Woo Bin. Jan Di yang menunggu kedatangan F3 untuk mendengar hasil pertemuan mereka dengan Joon Pyo mencium gelagat tidak enak.

Untuk menghibur Jan Di, Woo Bin kemudian menyarankan bermain kejar sembunyi dengan mengenakan topeng. Saat mencoba bersembunyi bersama Ji Hoo, Jan Di tidak sengaja melihat Joon Pyo di sebuah layar raksasa. Ji Hoo kemudian menghiburnya. Malamnya, Ji Hoo bertanya kepada Joon Pyo mengapa dia berubah sikap kepada Jan Di. “Karena hanya ini yang bisa kulakukan padanya saat ini,” jawab Joon Pyo. Saat kembali ke ruangannya, Joon Pyo terlibat adu mulut dengan ibunya. “Apakah ibu sudah puas sekarang? Sekarang semuanya sudah berjalan sesuai yang ibu inginkan, apakah ibu puas?” tanya Joon Pyo menahan air mata. Namun, Mama Kang tetap menyudutkan Joon Pyo dengan tetap menceritakan segala usaha ayahnya membangun ShinHwa hingga menjadi perusahaan besar.

Suatu hari Joon Pyo dan Jae Kyung bertemu di sebuah toko, mereka berdua rebutan sepatu yang sama, tapi pada akhirnya Joon pyo berhasil membelinya.

Suatu hari Joon Pyo dan Jae Kyung bertemu di sebuah toko, mereka berdua rebutan sepatu yang sama, tapi pada akhirnya Joon pyo berhasil membelinya

Esok harinya, Jan Di dan Ji Hoo yang hendak kembali
ke Korea bertemu dengan seorang teman lama.
Dia adalah teman Ji Hoo, bernama Ming. Mereka berdua
terpaksa menginap satu malam lagi di Makau, tepatnya
di rumah mewah milik Ming. Ming mengingatkan Ji Hoo
bila dia telah jatuh cinta pada Jan Di, seperti dulu
Ji Hoo jatuh cinta kepada Min Seo Hyun.

Joon Pyo yang berusaha mengejar Jan Di kembali mencoba menelepon ruangan hotel Jan Di. Namun dia menemukan kamar hotel sudah kosong. Dia berpikir mereka telah pulang ke Korea, tapi Mr. Jung memberi informasi jika mereka masih di Makau.

Geum Jan Di dan Yoon Ji Hoo Mengekspresikan Diri Mereka Saat di Makau

Geum Jan Di dan Yoon Ji Hoo Mengekspresikan Diri Mereka Saat di Makau.

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 14

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 13

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, Jan-di telah memasuki tahun terakhir sekolah sementara tiga rekannya di F4 tengah menikmati hari-hari mereka di universitas. Praktis, hubungannya dengan Jun-pyo terputus sejak pria itu terbang ke Makau.

Meski berusaha untuk mengenyahkan pikiran buruk, ekspresi Jan-di langsung berubah sendu setiap kali mendengar nama Jun-pyo disebut. Untungnya dibalik kesedihan, kehidupan keluarga Jan-di yang sempat morat-marit mulai membaik setelah ayahnya diterima kerja di perusahaan baru.

Bertemu Ji-hoo di kolam renang, Jan-di dipaksa untuk memeriksakan bahunya yang cedera ke rumah sakit. Sempat melihat Ji-hoo bersama seorang pria tua yang kerap datang ke restoran tempatnya bekerja, Jan-di diberitahu bahwa meski cederanya bakal sembuh, namun ia sudah tidak bisa lagi mengejar karir di dunia renang.

Berita tersebut kontan membuat Jan-di tambah terpukul. Di pinggir kolam, ia menumpahkan isi hatinya pada Ji-hoo sambil berderai air mata. Dengan lembut, pria itu berusaha menghibur Jan-di. Meski berat, Jan-di akhirnya mulai mengemasi perlengkapan renangnya termasuk kacamata pemberian Jun-pyo.

Tidak sengaja melihat sebuah serial televisi, Jan-di memutuskan untuk mengejar Jun-pyo hingga ke Makau. Sempat berusaha meminta supaya gajinya dibayar dimuka untuk tiket pesawat namun gagal, Jan-di berusaha untuk mendapat nominal yang diinginkan dengan menjual bubur.

Beruntung bagi Jan-di, tempat jualannya yang semula sepi langsung berubah ramai berkat kemunculan F4 minus Jun-pyo. Setelah berhasil mendapat uang tiket pesawat, Jan-di diminta untuk melakukan renang terakhirnya sambil disaksikan tiga rekan-rekannya di F4 dan Ga-eul sebelum kemudian berangkat ke Makau.

Begitu tiba di Makau, Jan-di langsung menuju hotel dimana Jun-pyo menginap. Sayang, usahanya untuk menemui pria itu (dengan berbagai gerak tangan yang kocak dan bahasa Inggris campur Korea yang terpatah-patah) dihalang-halangi oleh petugas keamanan.

Sambil memikirkan langkah berikutnya, Jan-di memutuskan untuk melihat-lihat keramaian. Ia nyaris saja tidak menyangka kalau seorang pencopet mengincar dompetnya, namun ia diselamatkan oleh seorang gadis cantik bernama Ha Jae-kyung.

Sempat menghabiskan waktu bersama, keduanya akhirnya berpisah. Melihat kesempatan yang ada, Jan-di berhasil menyelinap masuk ke dalam hotel dengan berpura-pura menjadi bagian dari rombongan turis. Terus menjelajahi satu-persatu ruangan yang ada, gadis itu akhirnya tiba di bar hotel.

Didalam ruangan mewah itulah Jan-di akhirnya bertatapan muka dengan Jun-pyo, namun kebahagiaannya tidak berlangsung lama. Tidak cuma melihat Jun-pyo yang begitu bahagia saat bersanding bersama wanita lain, namun ekspresi wajah pria itu berubah dingin saat tatapan keduanya bertemu.

Kebingungan karena reaksi Jun-pyo diluar harapannya, Jan-di memutuskan untuk mengikuti seorang bocah yang menawarkan penginapan murah. Siapa sangka, gadis itu malah digiring ke tempat sepi dimana sekelompok berandal telah menanti. Dalam keadaan terdesak, mendadak muncul Ji-hoo, Yi-jung, dan Woo-bin sebagai penyelamat.

Setelah membereskan para berandalan, yang ekstra ketakutan melihat sosok Woo-bin, Jan-di dan rekan-rekan F4nya memutuskan untuk menginap di hotel sambil menghubungi Jun-pyo. Penolakan yang dilakukan sang pemimpin membuat ketiga rekannya mulai yakin ada sesuatu yang salah.

Ketika ditanya soal Jun-pyo, Jan-di berusaha mengelak namun ucapannya semakin menguatkan kecurigaan Ji-hoo. Disaat ketiga personil F4 dan Jan-di menikmati keindahakn malam di Makau, Jun-pyo sibuk menyelesaikan urusan bisnisnya bak seorang pengusaha ulung.(indosiar.com/mdL)


Tayang: 12-Aug-2009 15:30 WIB

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 13

Sinopsis Boys Before Flowers Episode 12

Jun-pyo yang merangsek masuk langsung disergap oleh anak buah Jae-ha, yang langsung memerintahkan supaya pria itu dihajar. Namun meski memuntahkan darah, Jun-pyo bergeming dan menolak ketika diminta supaya melepaskan Jan-di.

Jan-di semakin tidak tega melihat Jun-pyo yang tidak berdaya, dan dengan cepat menggunakan tubuhnya untuk menangkis kursi yang hendak dipukulkan Jae-ha. Akibatnya, gadis itu langusng jatuh pingsan. Untungnya tak lama kemudian muncul Ji-hoo, Yi-jung, dan Woo-bin. Tanpa kesulitan, ketiganya mampu menguasai keadaan dan meringkus Jae-ha.

Saat tersadar, Jan-di telah terbaring di rumah sakit dengan Jun-pyo, yang duduk di kursi roda, disampingnya. Bukannya berusaha menghibur, Jun-pyo malah memarahi Jan-di yang nekat menggunakan tubuhnya untuk melindungi pria itu. Keruan saja, Jan-di tidak terima dan keduanya kembali adu mulut.

Keadaan dirumah Jan-di tidak kalah genting, sang ayah diseret oleh para penagih hutang dan diancam bakal diambil salah satu organ tubuhnya kalau tidak bisa melunasi. Dalam keadaan putus asa, ibu Jan-di mendatangi Nyonya Kang dan sambil berlutut, memohon supaya presiden grup Shinhwa itu mau menolong keluarganya.

Melihat wanita itu mempermalukan dirinya, Nyonya Kang tersenyum puas dan langsung menolong ayah Jan-di dengan melunasi hutang-hutangnya. Ketika Jan-di pulang kerumah, kedua orangtuanya langsung menjelaskan apa yang terjadi serta imbasnya terhadap hubungan sang putri dengan Jun-pyo.

Berdasarkan keputusan bersama, Jan-di mendatangi Nyonya Kang untuk mengembalikan hutang keluarganya. Seperti yang bisa ditebak, perang antara keduanya dimulai yang diakhiri dengan penolakan Jan-di untuk berpisah dengan Jun-pyo.

Tidak tahu apa yang terjadi, Jun-pyo bersama F4 mengajak Jan-di dan Ga-eul berlibur di tempat ski. Sempat ragu-ragu akibat ucapan Woo-bin, Jun-pyo akhirnya memberanikan diri untuk memberikan hadiah berupa kalung bermotif unik kepada Jan-di.

Hadiah kalung dari Jun-pyo kontan membuat trio siswi populer Shinhwa Jin-Sun-Mi iri, ketiganya diam-diam merebut kalung tersebut. Kontan saja, Jan-di langsung kelabakan dan akhirnya mengaku kepada Jun-pyo. Sempat jengkel, Jun-pyo melampiaskan kekesalannya pada boneka salju sebelum akhirnya masuk kembali ke kabin.

Mengira kalau yang didengarnya adalah langkah kaki Jan-di, wajah Jun-pyo langsung sumrigah dan sudah bersiap untuk memarahinya lagi. Siapa sangka, yang muncul ternyata adalah anak buah Nyonya Kang. Meski sempat melawan, Jun-pyo akhirnya mengikuti mereka.

Saat mencari kalungnya yang hilang, Jan-di dikerjai oleh trio penggemar F4 Jin-Sun-Mi tanpa sadar kalau dirinya dijebak. Keruan saja, ia tidak bisa lolos saat badai salju datang. Tanpa sengaja, Ji-hoo mendengar tentang Jan-di, dan langsung menghubungi Jun-pyo.

Cukup cerdik meski sebagai tawanan, Jun-pyo akhirnya lolos dan langsung mencari Jan-di ditengah badai salju yang semakin lebat. Ia akhirnya menemukan Jan-di terbaring lemah, dan tanpa berpikir panjang langsung membopong gadis itu ke sebuah kabin. Melihat kekasihnya menggigil kedinginan, Jun-pyo melepas mantelnya dan memberikannya pada Jan-di.

Tersentuh oleh kebaikan hati Jun-pyo, Jan-di berjanji bakal mengabulkan apapun permintaan pria itu. Dengan tersenyum tipis, Jun-pyo meminta dibuatkan bekal, yang langsung diangguki Jan-di. Ditengah suasana yang begitu romantis, keduanya berciuman dengan mesra.

Keesokan harinya setelah badai reda, Jun-pyo dan Jan-di kembali ke tempat dimana rekan-rekan F4nya dan Ga-eul berada. Ji-hoo yang berhasil menemukan kalung Jan-di langsung mengembalikannya ke gadis itu, yang kemudian disibukkan oleh kegiatan baru : membuat bekal untuk Jun-pyo (dengan motif unik).

Telah menunggu cukup lama, Jan-di tidak sadar kalau Jun-pyo harus segera terbang ke luar negeri karena sang ayah mendadak jatuh pingsan saat berada di China. Tahu kalau Jan-di akan terus menunggu, Jun-pyo meminta Ji-hoo untuk menjemput gadis itu. Muncul dengan sepeda motor, Ji-hoo meminta Jan-di untuk bergegas karena pesawat Jun-pyo bakal berangkat.

Sayang kedatangan mereka terlambat, pesawat grup Shinhwa telah terbang dan Jan-di hanya bisa menatap dengan cucuran air mata. Dari atas pesawat, Jun-pyo mengirim pesan singkat yang isinya meminta Jan-di untuk menunggu kepulangannya...dan mengungkapkan perasaan terdalamnya pada sang kekasih.(indosiar.com/mdL)

Baca juga...
Sinopsis Boys Before Flowers Episode :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


READ MORE - Sinopsis Boys Before Flowers Episode 12